SIKLUS HIDUP PINJAL : Ctenocephalides sp.

APA ITU PINJAL?

Pinjal adalah parasit yang hidup di tubuh kucing, anjing, burung, maupun hewan lainya termasuk manusia. Nama latin dari pinjal adalah Ctenocephalides felis (pada kucing) dan Ctenocephalides canis (pada anjing). Dalam satu siklus hidupnya, pinjal selalu hidup di permukaan kulit tubuh inangnya. Pinjal memiliki siklus hidup dengan metamorfosis sempurna. Artinya, siklus hidupnya lengkap, didahului dengan telur, larva, pupa kemudian dewasa. 

pinjal pada kucing dan anjing
pinjal pada kucing dan anjing

 SIKLUS HIDUP PINJAL

    Pinjal betina dewasa pertama-tama akan mengeluarkan telur dan meletakan telurnya tidak jauh dari tempat hidupnya, yaitu  menempel di helaian bulu/ rambut inangnya. Namun, pinjal juga dapat menempelkan telurnya di celah lantai, karpet, gorden. Telur pinjal akan menetas menjadi larva dalam waktu 2-24 hari tergantung kondisi lingkungan. 

    Setelah menetas, larva pinjal lahir dan sangat aktif. Larva memakan berbagai jenis bahan organik termasuk feses inangnya. Tahap larva terdiri atas 3-4 instar dan berganti kulit sebanyak 2-3 kali dalam waktu 10-21 hari. Larva instar terakhir panjang tubuhnya mencapai 4-10 mm. 

    Larva kemudian berubah menjadi pupa yang terbungkus oleh kokon. Kokon melindungi tubuh larva pinjal dari ancaman lingkungan. Kokon mampu melindungi pinjal dari desinfektan antikutu. Setelah 7-14 hari, kokon akan berubah menjadi pinjal dewasa. 

    Umumnya, pada kondisi lingkungan yang baik, siklus hidup pinjal berkisar 2-3 minggu. Pinjal dewasa akan menghindari cahaya dan tinggal di antara rambut inangnya, pakaian, dan tempat tidur manusia. Pada fase dewasa ini, pinjal menghisap darah inangnya. 

morfologi kepala ctenocephalides canis dan ctenocephalides felis

    Satu ekor pinjal dalam hidupnya mampu menghasilkan telur sebanyak 800 buah.Untuk setiap kali bertelur, pinjal mampu menghasilkan telur sebanyak 20-26 butir.Sedangkan rata-rata usianya adalah 6 minggu, bahkan ada yang sampai 1 tahun tergantung kondisi lingkungan.

    Pinjal merupakan inang antara cacing jantung Dipetalonema recondinatum dan cacing pita  Dipilidium Caninum. Sebagai parasit yang hidup diluar tubuh inangnya, pinjal dapat hidup diluar tubuh inang untuk beberapa waktu. Namun pinjal tetap membutuhkan inang, untuk menghisap darah ketika memasuki fase dewasa untuk bereproduksi.

Post a Comment for "SIKLUS HIDUP PINJAL : Ctenocephalides sp."